Thursday, April 23, 2009

Labuan...Suralaya....Pusat...??????



Kondisi masih labil,para siswa masih sibuk ngurus paspor profesi sekaligus panik menyikapi desas desua tentang penempatan...
PDE 10000 MW agak tersendat..dana "cekak"...membuat holding dan kantor pusat (pihak manajemen) menelorkan kebijakan kebijakan baru yang sangat mengejutkan dan tak terduga,baik untuk para karyawan,siswa prajab,capeg,maupun rekanan...
tapi kami sih pasrah aja...semua skenario Yang DiAtas...
sudah ditentukan..dan itu pasti yang terbaik buat kita semua..meski terkadang yang kita dapatkan bukanlah yang kita harapkan,ataupun sebaliknya..
Sebagai manusia, kita harus banyak banyak bersyukur..kurangi mengeluh..nggrundel,meratapi nasib..
kita harus tangguh..melawan ketakberdayaan kita..karena Allah Sang Pencipta selalu mendampingi jiwa kita...
Jadi, entah ditempatkan di Suralaya, Labuan, ataupun Pusat...ikhlasin aja...make it simple...and happy!!!

Wednesday, April 01, 2009

Finally...Joker die....



Only for Batman lovers:

You can't rehabilitate the Criminally Insane. You must wipe their existence from the face of the earth

Just Like the saying goes, "sacrifice one, to save many".

• Batman will never killed The Joker ya know.... he never has the guts to do that....

In The Killing Joke graphic novels, he's trying to 'discuss' this matter with Joker on Arkham Asylum. Here's some of his word;

"I've been thinking lately. About you and me."
"About what's going to happen to us, in the end."
"We're going to kill each other. Aren't we?"

"Perhaps you'll kill me. Perhaps I'll kill you. Perhaps sooner. Perhaps later."
"I just wanted to know that I'd made a genuine attempt to talk things over and and avert that outcome. Just once."

"Are you listen to me? It's life and death that I'm discussing here."
"Maybe my death... maybe yours."

"I don't fully understand why ours should be such a fatal relationship, but I don't want your murder on my... hands..."

Although he was actually talking to the fake Joker since the real Joker already escaped from Arkham but you can see he really don't want to kill The Joker.

And..... on The Dark Knight Returns graphic novels, while trying to captured The Joker, The Joker demand Batman to kill him.
Which Batman refused, and to cut it short, before the police arrived, The Joker twist his own neck and die. He set his body on fire after he 'killed himself'. Not sure how he do that, but this is The Joker we're talking about.
He do that to put the blame on Batman. He wanted the police to think that Batman killed him.
He wanted to make Batman as the bad guy... a villain... and not a hero like everyone else think....

My point is, Batman will never kill The Joker.... and any other villain or criminal on purpose. It's against 'his rule' as stated by Sal Maroni in The Dark Knight movie.

Wednesday, March 11, 2009

Damkar......how r u???

Setelah sekian minggu ninggalin Damkar tercinta...kangen juga euy!!!
tapi hari ini,aku PP nglewatin Damkar pas berangkat-pulang kerja...
sengaja..........
kangen...........
tempat penuh kenangan.....
kangen bakso+jus jambu bijinya terutama..hehehe....
sekarang jadi jauh dech ma jus jambu favorit......
tapi gapapa nding!!
demi kebaikan..

Jus jambu!!!!I miss u!!!!
Kapan ya ngebakso ma anak2 lagi??? i miss that moment!!!
HIks,Damkar...bye....

Friday, February 06, 2009

My-Margarita


Malam kian larut.tapi aku masih disini, terjebak dalam pikiranku,bersamanya. Aku tetap,selalu merasa sendiri,pun kali ini.
Gelapnya jalan raya kota ini sangat menyesakkanku, berjubel tanya bergelayut di otakku, kenapa, di kota sebesar ini,dengan hasil agraria yang begitu hebat, tambang yang begitu berlimpah, tidak dicukupi penerangan??kenapa jalanan kota ini begitu gelap, segelap hatiku,saat ini?
Apa yang dilakukan pemerintah selama ini? keadilan distribusi macam apa yang mereka bagi? kemanakah hasil kekayaan sumber listrik negara?Ahh...aku hanya bisa menghela napas,that's my country!!
Gelapnya malam, membuatku hanyut, larut dalam kesendirian, dalam kerangka pikiranku,untukku,untuknya,masa depanku,masa depannya..Meski di sebelah aku ditemani klienku yang sedari tadi ngorok, terlelap karena perjalanan PP yang kira kira 2x7jam yang kami tempuh hari ini,aku merasa sendiri..
Pukul 00.15,akhirnya sampailah kakiku menapaki lantai lobby hotel yang biasa aku tumpangi untuk melepas lelah,yang selalu kusinggahi untuk bermalam, bila aku berkunjung ke kota ini. Hotel yang memberikan kenyamanan untukku melepas capek yang menumpuk di tubuh,dengan warna bad cover merah hati,favoritku..
Mungkin hanya satu kekurangan hotel ini,tidak bisa mengurangi beban pikiranku,lelah jiwa yang kubawa bawa dalam ratusan kilometer jarak darinya,dalam setiap sudut kursi transportasi yang menemani;taxi,airbus,maupun mobil penjemputku..
Aku tetap disini,sendiri,meski dia ada dalam pikiranku..
Kuayunkan langkahku menuju meja reception, check in yang begitu telat dari jadwal book-ku. Senyum ramah"mbak" receptionist lumayan mengurangi lelahku,dan aku menjadi salut karenanya,untuk jam sedini atau selarut ini(entahlah),mereka tetap bisa melemparkan senyum ketika bekerja.Mungkin inilah yang disebut part of service,atau mungkin keikhlasan bekerja..ahh...entahlah...
Sembari menunggu si "mbak" yang mempersiapkan kamar untukku, kunikmati teguk demi teguk margaritaku..
Cess....lumayan menyegarkan,mengurangi rasa kantuk yang sudah bergelayutan sedari tadi di pelupuk mataku. Berkurang sudah bete karena aroma methane yang melekat dibaju dan tasku. Segera setelah Si "mbak" sudah selesai mengurus kamar untukku dan memberikan kunci kamar untukku,kuteguk margaritaku,tegukan terakhir.
Sambil diiringi bellboy yang membawakan koperku yang notabene bau banget ke kamarku,aku bertanya pada Tuhan,dan diriku sendiri." Oh God, is this my real life?” I’m still awake and just checked in hotel in very early morning???"
God, others are sleeping now, with their dreams, hugged by someone they love....
And he is now...
And here, only me, and YOU. still awake...............................

Thursday, February 05, 2009

Early-Margarita

Malam kian larut.tapi aku masih disini, terjebak dalam pikiranku,bersamanya. Aku tetap,selalu merasa sendiri,pun kali ini.
Gelapnya jalan raya kota ini sangat menyesakkanku, berjubel tanya bergelayut di otakku, kenapa, di kota sebesar ini,dengan hasil agraria yang begitu hebat, tambang yang begitu berlimpah, tidak dicukupi penerangan??kenapa jalanan kota ini begitu gelap, segelap hatiku,saat ini?
Apa yang dilakukan pemerintah selama ini? keadilan distribusi macam apa yang mereka bagi? kemanakah hasil kekayaan sumber listrik negara?Ahh...aku hanya bisa menghela napas,that's my country!!
Gelapnya malam, membuatku hanyut, larut dalam kesendirian, dalam kerangka pikiranku,untukku,untuknya,masa depanku,masa depannya..Meski di sebelah aku ditemani klienku yang sedari tadi ngorok, terlelap karena perjalanan PP yang kira kira 2x7jam yang kami tempuh hari ini,aku merasa sendiri..
Pukul 00.15,akhirnya sampailah kakiku menapaki lantai lobby hotel yang biasa aku tumpangi untuk melepas lelah,yang selalu kusinggahi untuk bermalam, bila aku berkunjung ke kota ini. Hotel yang memberikan kenyamanan untukku melepas capek yang menumpuk di tubuh,dengan warna bad cover merah hati,favoritku..
Mungkin hanya satu kekurangan hotel ini,tidak bisa mengurangi beban pikiranku,lelah jiwa yang kubawa bawa dalam ratusan kilometer jarak darinya,dalam setiap sudut kursi transportasi yang menemani;taxi,airbus,maupun mobil penjemputku..
Aku tetap disini,sendiri,meski dia ada dalam pikiranku..
Kuayunkan langkahku menuju meja reception, check in yang begitu telat dari jadwal book-ku. Senyum ramah"mbak" receptionist lumayan mengurangi lelahku,dan aku menjadi salut karenanya,untuk jam sedini atau selarut ini(entahlah),mereka tetap bisa melemparkan senyum ketika bekerja.Mungkin inilah yang disebut part of service,atau mungkin keikhlasan bekerja..ahh...entahlah...
Sembari menunggu si "mbak" yang mempersiapkan kamar untukku, kunikmati teguk demi teguk margaritaku..
Cess....lumayan menyegarkan,mengurangi rasa kantuk yang sudah bergelayutan sedari tadi di pelupuk mataku. Berkurang sudah bete karena aroma methane yang melekat dibaju dan tasku. Segera setelah Si "mbak" sudah selesai mengurus kamar untukku dan memberikan kunci kamar untukku,kuteguk margaritaku,tegukan terakhir.
Sambil diiringi bellboy yang membawakan koperku yang notabene bau banget ke kamarku,aku bertanya pada Tuhan,dan diriku sendiri." Oh God, is this my real life?” I’m still awake and just checked in hotel in very early morning???"
God, others are sleeping now, with their dreams, hugged by someone they love....
And he is now...
And here, only me, and YOU. still awake...............................

Fajar tetap menyingsing

Kali ini,
Biarkan aku menatapmu
lekat,erat,hangat,sejenak,jauh..
Meski tertutup tirai awan,silau mentari

Dunia mungkin marah!
melihatmu,melihatku
melihat angkuh laku jiwa tak tentu
menentang gravitasi,rotasi..

Biarkan..
Biarkan mereka menelorkan hujatan mereka
Membasahi lengan kita dengan ludahnya
Toh,kita tetap kita,
berada disini, bersama waktu..

Terimakasih waktu,
atas warna, dan makna
Dalam rengkuhan hidup yang terlalu luas
untuk dipahami, dimengerti..
Dalam kubangan abu abu
sesak manusia munafik..
Hanya engkau,setia menemani dan mengerti..

Kali ini,
Dunia tidak perlu mengerti aku secara sempurna.
Karena aku jua tak memahaminya dengan sempurna
Keras hati berucap serumpun kata
"Aku ada untuk memahami dan memaknainya,untuk apa dimengerti?"

Dunia tak perlu menjawab,
atas pertanyaan bodohku
Dunia tak perlu mentertawaiku,
atas kelakar yang tidak lucu
Pun tidak perlu menangisiku,
atas kepergianku..
Mereka tetap takkan mengertiku
Mereka tetap mereka,
Dan aku tetap disini,bersama waktu
meski bumi enggan berputar lagi,karenanya..
Toh waktu tetap berlalu,menemaniku
(Meski) aku akan pergi,
Aku akan (lahir) kembali
Karena selama apapun malam berlangsung,
Fajar akan tetap menyingsing..

Januari

Inilah akhirnya
pangkal, dan ujung
di ujung cerita yang penuh cerita
di akhir sebuah usaha,
dan penantian..

kubersimpuh merengkuh bumi
mencium beningnya embun rumput pagi
dan bersyukur
bahwa engkau ada

aku sendiri,dan selalu sendiri
kemarin,lalu,hari ini
tapi esok,
aku akan meninggalkan kesendirianku
karena kau dan dia, menemani

januari,
sebuah senyum terukir diujung jari,
menari lentik melambai menjauh
dan kau, pun disini
tetap disini,
bersamaku.
dan matiku.

Thursday, January 22, 2009

Doa..


Ya Allah,
Terimakasih Engkau telah menciptakan dia dan mempertemukan saya dengannya.
Terimakasih untuk saat saat indah yang dapat kami nikmati bersama.
Terimakasih untuk setiap pertemuan yang dapat kami lalui bersama.

Saya datang bersujud dihadapanMU..
Sucikan hati saya ya Allah, sehingga dapat melaksanakan kehendak dan rencanaMU dalam hidup saya.
Ya Allah, jika saya bukan pemilik tulang rusuknya, janganlah biarkan saya merindukan kehadirannya...
janganlah biarkan saya, melabuhkan hati saya di hatinya...
kikislah pesonanya dari pelupuk mata saya dan jauhkan dia dari relung hati saya..
Gantilah damba kerinduan dan cinta yang bersemayam di dada ini dengan kasih dari dan padaMU yang tulus, murni...
dan tolonglah saya agar dapat mengasihinya sebagai sahabat..

Tetapi jika Engkau ciptakan dia untuk saya...
Ya Allah, tolong satukan hati kami...
bantulah saya untuk mencintai, mengerti, dan menerima dia seutuhnya..
berikan saya kesabaran, ketekunan dan kesungguhan untuk memenangkan hatinya...
Ridhoi dia, agar dia juga mencintai, mengerti dan mau menerima saya dengan segala kelebihan dan kekurangan saya sebagaimana telah Engkau ciptakan...
Yakinkanlah dia bahwa saya sungguh sungguh mencintai dan rela membagi suka dan duka saya dengan dia..

Ya Allah Maha Pengasih, dengarkanlah doa saya ini...
lepaskanlah saya dari segala keraguan menurut kasih dan kehendakMU..
Allah Yang Maha Kekal, saya mengerti bahwa Engkau senantiasa memberikan yang terbaik untuk saya..
luka dan keraguan yang saya alami,pasti ada hikmahnya...
Pergumulan ini mengajarkan saya untuk hidup makin dekat kepadaMU, untuk lebih peka terhadap suaraMU yang membimbing saya menuju terangMU...
Ajarkan saya untuk tetap setia dan sabar menanti tibanya waktu yang telah Engkau tentukan...
Jadikanlah kehendakMU dan bukan kehendak saya yang menjadi dalam setiap bagian hidup saya...
Ya Allah,semoga Engkau mendengarkan dan mengabulkan permohonanku..
Amien..

Monday, January 19, 2009

Insiden Highheels....lepas!!!

Chronoforceku menunjukkan sekitar jam 3 pagi,aku sudah lupa tepatnya..
udara dingin stasiun Tawang mulai terasa ketika aku mulai berjalan menyusuri gerbong,keluar kereta..

saltum!!ya, saltum!!!
baru kali ini aku bepergian dengan kostum yang benar benar aneh,salah..dah yang pasti..ga gue banget!!
baru kali ini, aku bepergian jarak jauh dengan memakai rok panjang, dan high heels!!!hehehe...sejarah hidup dimulai...
berawal dari berat badan yang sudah mulai kurang bisa dikompromi,yang mengakibatkan semua jeansku hampir tidak muat..memaksaku menggunakan rok dalam perjalanan kali ini..dan karena terburu buru pulang mengejar kereta,dan yang sialnya sandal jepit hitam fav-ku lagi menghilang entah kemana, terpaksa kaki menyambar sandal yang ada.yang unfortunately..adalah my highheels!!
sesampai di stasiun senen,dengan kondisi injury time,aku terpaksa mengantri di toilet,untuk mengganti rok panjangku dengan jeans..(yang dengan susah payah aku memaksa memakainya)..karena aku juga tidak mau riweuh selama perjalanan nanti..
hhh...jeans...still the best lah...

Paginya suasana stasiun tawang membuat semua orang berebut merambah lantai stasiun,mereka berjubel berebut untuk keluar dari gerbong secepatnya..
entah karena alasan apa,mungkin ingin segera melanjutkan tidurnya dirumah, bertemu keluarga dan orang terkasih, atau hanya segera melihat pintu rumah yang menanti setiap saat kedatangan...

Tapi semua alasan itu, tidak ada padaku..
tidak ada alasan bagiku untuk berjubel dengan mereka,dengan alasan yang mereka punya...toh kereta sudah berhenti..dan stasiun tidak berlari...aku berjalan dengan tenang..
tapi yang aku herankan adalah, kenapa aku harus terburu buru turun dari gerbong yang sebenarnya tidak terlalu tinggi, tapi cukup amat tinggi...bagi orang yang lompat dengan memakai sepasang high heels!!!
dan walhasil,prak!!!!
sandal kiri kesayanganku hampir lepas heelsnya...
oh God!!!aku lupa lompat dengan ketinggian gerbong ini...aku lupa kalau aku memakai hak tinggi...
like people says to me:" preman will always be freman"...
hehehe....
yeah...mungkin istilah itu tepaaat banget buatku di pagi itu...

biasanya hal negatif sekecil apapun membuatku menggerutu..tapi entah kenapa, kali ini aku tidak menggerutu..malah aku tertawa,mentertawakan kebodohanku,dan memikirkan bagaimana bisa terlihat normal berjalan..dan tidak memalukan ketika bertemu dengannya...
seseorang yang akan menjemputku....

-to be continued-

Thursday, January 15, 2009

HAL INI..

Semakin aku hitung, semakin aku sadar...bahwa dia ada..
Dan, sebenarnya..tidak perlu kuhitung..karena dia ada..dan aku merasakannya..dia benar benar ada..
aku mengetahuinya.

Dentingan bel stasiun mengiringi hangatnya topik yang sedang kami bicarakan,pagi itu..masih begitu dini..sedini hubungan kami..yang memang belum kami sadari..
Ditemani dua cup, vanilla latte & coklat panas yang mengepul di tangan kami masing masing,kami melanjutkan pembicaraan yang mulai bertopik,karena dinginnya udara pagi Semarang sudah mulai bisa diatasi dan membuat mata kami mulai terbuka...entah karena topiknya, hot beveragesnya, atau teman ngobrolnya..
yang pasti kami tahu, kami "ada" saat itu...
volume suaraku mulai merayap dan memenuhi seluruh dinding ruang tunggu executive stasiun, dan dia mulai mengingatkanku untuk bertoleransi terhadap orang lain, yang masih terkantuk dan mungkin ada yang tertidur di sofa..aku pun tersenyum simpul, menerima semua kritiknya..dan aku sangat senang dia ada untuk mengingatkanku..

Alunan adzan subuh mulai berayun ditelinga kami memanggil untuk "meeting" dengan "Sang Penguasa", dan alhamdulillah kami melewatkan subuhan bersama kami yang pertama di mushola stasiun.

Kenapa??
Dan, Kenapa??

Kenapa dan bagaimana ini terjadi??
Apakah ini??Apakah "Hal ini"??

Aku ada. dia ada. dan DIA pasti ada, diantara kami..
Dan aku tak tahu, perasaan ini ada, dan begitu nyata..dia memberiku segalanya,mesti dia tidak melakukan apapun.Dan aku pun memberinya segalanya, meski aku tidak melakukan apapun..aku hanya tahu, bahwa dia juga tahu, akan "Hal ini"..

Hal ini
terjadi
pada saat yang mungkin bersamaan..(mungkin)
begitu aneh memang,
tapi ini benar benar terjadi..
hahahaha........
that was my first time, to feel this, unpredictable thing,unpredictable moment..
but we knew, we want it..we feel it..

Seandainya aku boleh sombong pada dunia, pasti aku sudah berteriak: ada apa ini??
dan aku pun berteriak..kencang..kencang sekali...tapi sayang, terbatasi tembok dinding hatiku..tetapi, setiap sel dalam tubuhku mendengarnya..mengetahuinya...
aku pun tersenyum...
entah senyum apa..aku pun tidak begitu memahaminya..karena kusimpan senyumku ini,hanya dihatiku..

dan kusematkan diujung bibirku, sebuah senyum nyata...ketika aku dibelakang punggungnya..melewati segarnya udara Semarang pagi diatas sadel motornya,yang terbasahi oleh embun selama 3 jam teronggok di parkir stasiun...
karena aku harus pulang meninggalkan stasiun, dan berlabuh sementara di rumah gadis kecil yang telah menunggu kepulanganku..
tapi "Hal ini"..aku telah mengetahuinya...
Bahwa ada sesuatu yang telah berlabuh...

dan " Hal ini"...benar benar nyata..........


---Based on memory;26th Dec 2008---

Friday, September 12, 2008

Fanbox

Berhubung untuk sementara fanbox tidak bisa diakses di Indonesia, maka aku ga bisa liat pendapatmu, atau memberi pendapatku ke kamu..

7 September 2009.7 tahun 2 bulan..

I don't know what happened to us now.Me,you, and her.
I just want to tell you that it is my fault, to let it happen.
I don't know why, i love her...( maybe it is irrational for you,but this is the truth..)
I feel she is like my own sister...

Whatever happen right now,i hope both of you happy...
and can be honest each other...

Maybe this is the time,for you..
to release me to grow up by my own foot..
Maybe this is the time, for me to decide everything by myself..
Maybe this is the time, for you to feel happiness (that might be possible when you are with me)
With me, only tears,and pain...
With me, only riddle...

I don't know how to love, especially to give unconditional love..
Maybe this is the time, for me to wake up in the morning without your ring..
Maybe this is the time, for me to sleep without your good night whisper...
Too many maybe..

I just could encourage myself to say Maybe...
Because i can't face the fact...
That this is the time...

Send my love to her,
I promise, I'll always wish the best for her...and for you..

Maybe,
Genduk

The Best Of Me:Bryan Adams

Sometimes words are hard to find
I'm looking for that perfect line
To let you know your always on my mind
ya this is love - n' i've learned enough to know
i'm never lettin' go
no, no, no - won't let go

When you want it - When you need it
You'll always have the bets of me
I can't help it - believe it
You'll always get the best of me

I may not always know whats right
But I know I want you here tonight
Ganno make this moment last for all your life
Oh ya this is love - n' it really means so much
I can tell from every touch
no, no, no - can't get enough

When You want it - When you need it
You'll always have the best of me
I can't help it - believe it
You'll always get the best of me

Losing My Religion

Oh, life is bigger
It's bigger than you
And you are not me
The lengths that I will go to
The distance in your eyes
Oh no, I've said too much
I set it up

(chorus)
That's me in the corner
That's me in the spotlight, I'm
Losing my religion
Trying to keep up with you
And I don't know if I can do it
Oh no, I've said too much
I haven't said enough
I thought that I heard you laughing
I thought that I heard you sing
I think I thought I saw you try

Every whisper
Of every waking hour I'm
Choosing my confessions
Trying to keep an eye on you
Like a hurt lost and blinded fool, fool
Oh no, I've said too much
I set it up
Consider this
Consider this
The hint of the century
Consider this
The slip that brought me
To my knees failed
What if all these fantasies
Come flailing around
Now I've said too much
I thought that I heard you laughing
I thought that I heard you sing
I think I thought I saw you try

But that was just a dream
That was just a dream

(repeat chorus)

But that was just a dream
Try, cry, why try?
That was just a dream
Just a dream, just a dream
Dream

Monday Morning:Rialto

At eight oclock we said goodbye, thats when I left her house for mine. she said that shed be staying in - well she had to be at work by nine. so I get home and have a bath, and let an hour or
Pass; drifting in front of my tv, when a film comes on that she wants to see.

Its monday morning 5:19, and Im still wondering where shes been, cos every time I try to call I just get her machine. and now its almost six am, and I dont want to try again, cos if shes
L not back then this must be the end.

.at first I guess shes gone to get herself a pack of cigarettes, a pint of milk, food for the cat, but its midnight now and shes still not back.

Its monday morning 5:19, and Im still wondering where shes been, cos every time I try to call I just get her machine. and now its almost six am, and I dont want to try again, cos if shes
L not back then heaven knows, what then, is this the end?

At half past two I picture her in the back of someone elses car - he runs his fingers through her hair... oh you shouldnt let him touch you there!

Tuesday, September 09, 2008

Tingkatan yang lebih tinggi


Manusia, terdiri atas 3: jasmani, nafsi, dan ruh.
Ruh, ditiupkan dalam jasad yang terbentuk dirahim, datang sendiri ke dunia ini.
begitu juga kondisi ruh, ketika harus kembali ke penciptanya, dia sendiri.Tapi, meskipun sendiri, ruh tentunya pulang ke penciptanya, dengan kondisi tingkatan yang lebih tinggi, lebih berkualitas.Itulah mengapa, ruh ditiupkan dibumi, menjadi manusia.. untuk belajar, dan meningkatkan kualitasnya.
Manusia terkadang mengabaikan point ini, padahal untuk meningkatkan kualitas ruh kita, tidaklah rumit, kembalilah padaNya.
bagaimana caranya kualitas kita lebih baik?parameter baik atau tidaknya pastinya hanyalah Allah yang tahu, tapi setidaknya kita dapat berusaha, antara lain, dengan tabah menikmati semua ujian yang kita hadapi, dan kembali padanya.Mendekatkan diri padanya, dan kembali ke jalanNya.
Kita tidak bisa tahu kualitas kita, tapi setidaknya kita berusaha kembali padaNya dengan kondisi yang lebih BAIK.

-Salam-
Ruh yang masih terbungkus nafs labil

Orang orang tabah

Ada sebuah cerita,tentang orang yang tabah menghadapi cobaan.
Sekelumit cerita tentang pengalaman salah seorang sahabat.

alkisah,sahabat saya (E) bekerja di sebuah perusahaan ternama di Jakarta, harus mengganti uang 95 juta pada hari H,terhadap salah satu klien perusahaanya. Hal ini sebenarnya bisa dihindari, apabila ada orang yang mau mengakui kesalahannya dan berkata: Ini salah saya, saya kurang teliti mengeceknya.saya minta maaf, bagaimana kalau kita selesaikan bersama?
hanya sepenggal kalimat simpel....
tapi banyak sekali kejadian2 seperti ini terjadi di praktek kehidupan sehari hari, banyak orang tidak mau mengaku kesalahannya, diam saja, atau bahkan menimpakan beban kesalahan itu terhadap orang lain.
ck...ck...ck...
hidup, memang perlu ketabahan.
seperti kasus yang dialami sahabat saya, karena authorizernya (selayaknya ibu sendiri bagi dia di kantor), dengan entengnya menanggapi keluhan klien yang merasa dirugikan dengan berkata: iya, maaf pak.memang ada kesalahan dari anak anak kami, mereka kurang teliti,si H (sahabat saya disebutkan namanya)tadi kurang teliti mengeceknya.
Subhanallah...
padahal draft 90 juta tersebut sebenarnya melalui beberapa tahap pengecekan, dimana notabene yang mengecek adalah semua tim dari bagian perusahaan itu.
Karena nama sahabat saya terlanjur disebut oleh atasannya, padahal kesalahan fatal bukanlah ditangan dia..
untuk mempertahankan harga diri, E bilang: ok, saya akan ganti semuanya.
satu hal yang membuat E terluka adalah: satu-satunya orang yang dia hormati, yang selalu dia tolong,berperilaku yang tidak adil terhadap dia.Dan orang yang sepenuhnya bertanggungjawab mengakui kesalahan yang terjadi hanya diam saja.
Inilah salah satu contoh orang orang yang kurang bertanggungjawab.
Meskipun demikian, ada hikmah dibalik semua itu..
E mulai sekarang lebih teliti dalam bekerja,dan setidaknya dia tidak harus jatuh bangun membantu atasannya karena atasannya sekarang merasa kurang enak untuk meminta bantuan dia dan jarang menyuruhnya.walhasil, E mendapatkan kembali uangnya 90 juta setelah sekian hari diurus, dan karena menunggu kurs dolar singapore bagus, E mendapatkan 300ribu.300 ribu mungkin bonus atas kebaikan E handle masalah ini, tapi luka yang sudah tergores...sangat membekas...
E sudah memaafkan teman teman kantornya, begitu juga atasannya.
Satu hal yang kita petik,masih ada beberapa orang tabah di dunia ini...meskipun penghianatan, kejahatan, kebohongan, masih jadi common practice di hidup ini..

crumb of memories

yah...ilmu hidup paling susah adalah IKHLAS...
semoga Allah memberi kekuatan untukku mempelajarinya..untuk menjadi ruh yang lebih sempurna..

-when it should be over-

my 2nd song (hand in my pocket)

I'm poor but I'm kind
I'm short but I'm healthy, yeah
I'm high but I'm grounded
I'm sane but I'm overwhelmed
I'm lost but I'm hopeful baby

What it all comes down to
Is that everything's gonna be fine fine fine
I've got one hand in my pocket
And the other one is giving a high five

I feel drunk but I'm sober
I'm young and I'm underpaid
I'm tired but I'm working, yeah
I care but I'm worthless
I'm here but I'm really gone
I'm wrong and I'm sorry baby

What it all comes down to
Is that everything's gonna be quite alright
I've got one hand in my pocket
And the other one is flicking a cigarette

What it all comes down to
Is that I haven't got it all figured out just yet
I've got one hand in my pocket
And the other one is giving the peace sign

I'm free but I'm focused
I'm green but I'm wise
I'm hard but I'm friendly baby
I'm sad but I'm laughing
I'm brave but I'm chicken shit
I'm sick but I'm pretty baby

And what it all boils down to
Is that no one's really got it figured out just yet
I've got one hand in my pocket
And the other one is playing the piano

What it all comes down to my friends
Is that everything's just fine fine fine
I've got one hand in my pocket
And the other one is hailing a taxicab...

my first song(love... it just ain't enough)

love... it just ain't enough.



Now, I don't want to lose you, but I don't want to use you
just to have somebody by my side.
And I don't want to hate you,
I don't want to take you, but I don't want to be the one to cry.

And that don't really matter to anyone anymore.
But like a fool I keep losing my place
and I keep seeing you walk through that door.

(Chorus)

But there's a danger in loving somebody too much,
and it's sad when you know it's your heart you can't trust.
There's a reason why people don't stay where they are.
Baby, sometimes, love just aint enough.

Now, I could never change you, I don't want to blame you.
Baby, you don't have to take the fall.
Yes, I may have hurt you, but I did not desert you.
Maybe I just want to have it all.

It makes a sound like thunder, it makes me feel like rain.
And like a fool who will never see the truth,
I keep thinking something's gonna change.

(Chorus)

And there's no way home, when it's late at night and you're all alone.
Are there things that you wanted to say?
And do you feel me beside you in your bed,
there beside you, where I used to lay?

And there's a danger in loving somebody too much,
and it's sad when you know it's your heart they can't touch.
There's a reason why people don't stay who they are.
Baby, sometimes, love just ain't enough.

Baby, sometimes, love... it just ain't enough.
Oh, Oh, Oh, No.

Monday, September 01, 2008

It is my consequences, dear

ku tunggu sampai lukamu sembuh,
meski hingga pada saat itu,
aku mungkin sudah tidak ada kabar lagi.
aku mungkin sudah pergi..
Dan, kaupun berpikir..
aku tidak sabar menunggu.

Sungguh,bila engkau telah merelakan kepergianku..
maka aku akan pergi.
Sungguh, bila engkau telah melepasku..
maka aku akan melepasmu.

Ada awal, ada akhir...
bila memang ini sudah takdir...
semoga keberakhiran ini, memang kehendakNya,
bukan kehendak kita..
dan semoga,
kita dapat belajar dari pelajaran ini, untuk bab kehidupan berikutnya.

Hidup memang sementara,
bayak tangis, tawa..
namun, bila boleh berkata..
itu akan kita bawa, selamanya..

Maafkan aku,
maafkan aku,
Bila kata maaf belum cukup mengembalikanku padamu,
setidaknya akan mengembalikanku padaNya.

Aku memang manusia biasa..
yang berjalan di kilapnya dunia.
Aku memang datang sendiri..
dan akan berpulang sendiri.
Begitu juga engkau, dan yang lainnya.
bagaikan pohon bambu, ramping dan rapuh,
yang direndam air sungai yang berbau..
akan membuatmu kuat, sekuat baja..
tanpa ada satu pun rayap busuk mampu menggerogoti hatimu.
termasuk aku.

Aku akan pergi,
jika itu kehendakNya.

Terimakasih telah terima maafku..